Penelitian terbaru dari SLU kini menegaskan bahwa teknologi untuk mengeringkan dan mengawetkan nutrisi dalam urin dapat menjadi bagian penting dari pertanian berkelanjutan. Setiap tahun, kita membuang sejumlah besar nutrisi tanaman yang sebenarnya dapat memberikan manfaat luar biasa bagi kebun kita. Dengan Towa Gold Pot, kini mudah untuk mengumpulkan urin dan membuat air emas Anda sendiri – pupuk kaya nutrisi yang menyelamatkan lingkungan sekaligus menghasilkan tanaman yang subur.
Kita manusia buang air kecil tentang 4 kilogram nitrogen, 1 kilogram kalium dan 0,3 kilogram fosfor setiap tahun. Inilah nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh kuat dan sehat. Namun, nutrisi ini terbuang ke dalam sistem pembuangan limbah kita, alih-alih dimanfaatkan untuk budidaya.
Ketika Anda menggunakan Kendi Emas Towa Anda dapat dengan mudah mengumpulkan urin, mengencerkannya dengan air dan membuat air emas – pupuk alami, gratis, dan organik.
Sebuah studi di Universitas Ilmu Pertanian Swedia (SLU) telah menyelidiki bagaimana urin dapat dikeringkan dan dipekatkan di lokasi untuk menghasilkan pupuk yang lebih berkelanjutan. Dengan meningkatkan nilai pH dan menggunakan bahan-bahan seperti magnesium oksida, kalsium hidroksida, biokol dan dedak gandum, para peneliti berhasil mengurangi volume urin lebih dari 90% dan pada saat yang sama melestarikan hingga 74% dari nitrogen.
Setiap orang buang air kecil kira-kira setiap tahun 4 kilogram nitrogen, 1 kilogram kalium dan 0,3 kilogram fosforNutrisi ini penting bagi tanaman dan dapat digunakan sebagai pupuk. Namun, nutrisi ini jarang dimanfaatkan kembali dalam sistem pengolahan air limbah saat ini - seringkali terbuang dan hilang.
Para peneliti telah meneliti cara mengeringkan urin di tempatnya dan mengawetkan nutrisinya agar dapat digunakan sebagai pupuk. Dengan memisahkan urin dan mengeringkannya, volumenya berkurang drastis dan kandungan nutrisinya meningkat.
Dalam sebuah penelitian di Universitas Ilmu Pertanian Swedia, berbagai bahan diuji yang dapat membantu mengeringkan urin dan meningkatkan nilai pH sehingga nutrisinya tetap terjaga. Para peneliti menggunakan, antara lain: magnesium oksida dan kalsium hidroksida sebagai zat dasar, dan biokol dan dedak gandum sebagai materi tambahan.
Urine dikeringkan pada suhu sekitar Pemberi nilai 48 dan semua metode mengurangi berat badan lebih dari 90 persenKecepatan pengeringannya tinggi – lebih dari 19 kilogram per meter persegi per hari.
Dalam hal retensi nitrogen, hasilnya bagus: magnesium oksida tertahan sekitar 67 persen nitrogen, dan campuran lainnya dipertahankan lebih dari 74 persenSebagian nitrogen hilang sebagai amonia, mungkin karena sebagian besar urea dalam urin telah diubah sebelum percobaan dimulai.
Hasilnya menunjukkan bahwa urin manusia dapat dikonversi secara berkelanjutan menjadi pupuk pekat dan kaya nutrisi – langsung di tempat pengumpulannya. Hal ini dapat mengurangi kebutuhan akan pupuk buatan dan berkontribusi pada pertanian yang lebih sirkular.
Meskipun penelitian SLU berfokus pada pengeringan dan penyimpanan urin, penelitian ini menunjukkan betapa berharganya sumber daya ini. Kendi Emas Towa Anda tidak memerlukan peralatan canggih – Anda dapat langsung menyiram bunga, sayuran, dan semak Anda dengan air emas dan mendapatkan hasil yang jernih.
Dengan Towa Gold Jug, Anda dapat mulai mengembalikan nutrisi ke tanah hari ini – tanpa menunggu teknologi masa depan. Penelitian menegaskan apa yang sudah kita ketahui sebagai tukang kebun: air emas adalah solusi sederhana, efektif, dan berkelanjutan untuk kebun yang lebih hijau dan iklim yang lebih sehat.