Geranium adalah tanaman taman populer yang dikenal karena bunganya yang berwarna-warni dan dedaunannya yang harum. Mereka termasuk dalam famili Geraniaceae dan merupakan tanaman hias umum di taman, balkon, dan kotak jendela di seluruh dunia.
Tanaman ini biasanya tumbuh subur di lokasi yang terkena sinar matahari atau semi-teduh dan membutuhkan tanah yang dikeringkan dengan baik untuk menghindari masalah pembusukan. Mereka hadir dalam berbagai jenis dan warna, termasuk bunga merah, merah muda, putih, dan ungu.
Salah satu khasiat bunga geranium yang luar biasa adalah aromanya. Beberapa varietas mengeluarkan bau khas yang diketahui dapat mengusir serangga, menjadikannya pilihan menarik untuk mengusir hama dari kebun.
Geranium pada umumnya merupakan tanaman yang mudah dirawat dan hanya memerlukan penyiraman dan pemupukan secara teratur agar tumbuh subur. Mereka juga dikenal relatif kuat dan dapat bertahan terhadap berbagai kondisi cuaca, menjadikannya pilihan populer untuk berkebun bahkan untuk pemula.
Bunga geranium tumbuh subur di lokasi yang mendapat banyak sinar matahari, sebaiknya setidaknya enam jam sehari. Mereka juga dapat tumbuh di dalam ruangan di ambang jendela yang terkena sinar matahari.
Siram geranium secara teratur, tetapi pastikan tanah dibiarkan sedikit mengering di antara penyiraman. Hindari penyiraman berlebihan karena dapat mengakibatkan pembusukan sistem akar.
Pupuk geranium sekitar sebulan sekali selama musim tanam (biasanya musim semi hingga musim gugur) dengan pupuk yang seimbang. Geranium lebih menyukai pupuk serba guna seimbang yang mengandung nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) dengan perbandingan yang hampir sama. Ada juga pupuk khusus untuk tanaman berbunga yang mungkin sangat cocok untuk geranium karena mendorong pembungaan yang melimpah.
Goldwater adalah jenis pupuk yang sering digunakan untuk memberi geranium dorongan ekstra selama musim tanam. Ini adalah jenis pupuk cair yang kaya akan nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), serta nutrisi dan mikronutrien lainnya.
Air emas diketahui dapat mendorong pembungaan yang kuat dan pertumbuhan yang subur pada geranium dan tanaman berbunga lainnya. Dapat digunakan dengan mencampur air seni dengan 5-15 bagian air, biasanya sebulan sekali selama musim tanam.
Seperti halnya pupuk lainnya, sebaiknya dimulai dengan dosis yang lebih rendah dan secara bertahap ditingkatkan jika perlu, tergantung pada reaksi tanaman, untuk menghindari overdosis atau kerusakan pada tanaman.
Baik juga untuk memilih pupuk yang mengandung unsur-unsur seperti zat besi, seng, dan magnesium untuk memastikan nutrisi lengkap bagi tanaman.
Potong bunga dan daun yang layu untuk mendorong pertumbuhan baru dan bentuk yang lebih padat. Anda juga dapat memangkas geranium untuk membentuknya sesuai ukuran dan bentuk yang diinginkan.
Tanam kembali geranium ke dalam pot yang lebih besar saat tanaman tersebut mulai tumbuh lebih besar dari potnya saat ini atau saat tanahnya mulai terkuras.
Waspadai hama seperti tungau laba-laba dan kutu daun. Jika Anda melihat tanda-tanda infestasi, obati dengan insektisida yang tepat. Pastikan juga geranium memiliki sirkulasi udara yang cukup untuk mengurangi risiko penyakit jamur.
Jika Anda tinggal di tempat yang suhunya turun di bawah nol derajat di musim dingin, mungkin sebaiknya Anda memindahkan geranium Anda ke dalam ruangan atau ke area yang terlindungi untuk menghindari kerusakan akibat embun beku.
Dengan mengikuti panduan ini, Anda sekarang dapat menikmati geranium yang indah dan sehat sepanjang tahun.